Tetapi ada "hikmah" yang tersembunyi juga saat terjadinya Mudik, terutama bagi pemilik PRT atau sebut saja Pembantu Rumah Tangga yang lebih halus dipanggil asisstant. Karena tradisi ini terjadilah mimpi buruk sebelum lebaran atau "Nightmare Before Lebaran" *lagi lagi maksa*. Ya dikarenakan pulangnya para asisstant tugas sebelum, saat dan sesudah lebaran pun bertambah. Dari Menyapu, Mengepel lantai, Mencuci, Menjemur, Menyetrika baju, memasak dan apalagi ya ? oh iya dan kita tak bisa memanggil "mbaak ! tolong bantuin blablabla" lagi.
Ya itulah salah satu tragedi Tugas Lebaran yang dikarenakan para asisstant pulang kampung a.k.a mudik, tapi bagi saya itu juga sebuah keberuntungan pula karena mampu melatih skill ke-pembantu-an kita (?)
Itu baru awal, sekarang baru isinya. Nah sekarang sedang terjadi krisis ke-pembantu-an dirumah saya, but fortunately, dirumah ada orang seperti saya *eaaa*. Tugas ini dipercepat karena adanya percepatan ingin kawin pula dari pembantu saya, yaah istilahnya ngebetlah. Dan hal itu mendadak membuat saya panik karena saya tak lihai dalam hal memasak. Dan hal ini terjadi saat saya pulang dari Jakarta tanggal *brb liat kalender* 27 Februari. Dan sebenarnya kendalanya juga tidak itu saja. Dirumah saya ada 2 orang sepupu yang tinggal bersama saya dikarenakan hal yang sangat panjang yang panjangnya sangat panjang (?) Dan mereka berdua adalah 2 bersaudara yang duduk dibangku sekolah kelas XI dan XII.
Dan akhirnya kami bertiga pun rembukan tentang "siapa yang melakukan apa ?" Ya A1 mungkin melakukan pekerjaan yang berhubungan lantai dan sekitarnya, A2 mungkin dengan hal hal piring, barang pecah belah dan lainnya, sedangkan saya memasak ._. *jengjeng. Ya hal ini terpaksa dilakukan karena tiadanya koki dirumah dan dikarenakan pengalaman tentang memasak saya juga *esselee. Yaah, walaupun cuman bikin Telor Dadar atau Mata Sapi dan juga CumGorTep dan ChickStrips (bukan Chick Stript yaa (?)), dan juga Steak dengan panggangan Happy Call ternyata masakan saya lumayan enak *sebenarnya sih enak sekali :hoekk*
Dan rembukan berikutnya adalah "cuci setrika secara sendiri atau beregu ?" dan hasil yang kita raih secara mufakat adalah cuci setrika sendiri dikarenakan takutnya rusak atau kurang baiknya kualitas penyetrika (?) Dan akhirnya kita melakukan hal seperti ini sendiri sendiri dan guess what ? saya takut dengan hal yang berbau setrika ._. Karena back to my past saya pernah yang melakukan hal terbodoh dengan meninggalkan setrikaan waktu menyetrika. Ya waktu itu saya lagi sok sok-an nyoba nyetrika baju sendiri *maklum masih bocah* dan tiba tiba kejadiannya
Gue dalem ati : tuhkan gua bisa nyetrika baju sendiri, hurrray!!!
*tiba tiba dari luar rumah* : SATRIAA!!! maen yuuk
suara itu membuat saya senang riang gembira karena in fact sesudah menyetrika gua harus ngerjain PR tapi yang gua lakukan... meninggalkan setrikaan dengan posisi menindih baju dan akhirnya gua keluar rumah sambil pamit ke nenek "maah Satria maen dulu yah". Gua maennya emang ga jauh jauh sih cuman depan rumah doang dan tempat nyetrika gua waktu itu ada di kamar paling depan rumah jadi bisa keliatan dari luar.
dan saat asyik asyiknya bermain bersama kalangan bocah berumur 7-8 taun gua melihat ke fentilasi kamar dan disana ada asep ngebul berwarna coklat ._. dan terdengar dari rumah suara teriakan "SATRIAAA !!!!" gua yang kala itu sadar bahwa gua meninggalkan setrikaan pun langsung ngajak temen gua maen jau jau dari rumah karena gua tau bakal ada "siraman rohani" setelah kejadian itu dan gua pun kabur~
Tapi layaknya pribahasa yang menyebutkan bahwa Tupai lompat pasti jatuh tak jauh dari pohonnya *
Okee itu nostalgia nya... jadi sekarang gua masih kebawa trauma sama yang namanya nyetrika tapi keadaannya sekarang gua harus berhadapan dengan yang namanya nyetrika baju sendiri ._. dan akhirnya.... saya mampu menghilangkan rasa ketakutan itu T-T *tearsofjoy*
Dan tiba tiba saya mendapatkan ilham tentang ini *lightbulbs* bahwa "lawanlah rasa takut anda jika anda ingin menghilangkan rasa takut anda setidaknya coba dulu melawannya karena jika tidak dilawan pastinya anda tidak akan pernah tau apa yang akan terjadi dan apa yang akan menjadi lanjutan cerita dari rasa takut anda" yaah emang rada sok bijak dan sok paham yaa... tapi gapapa namanya juga usaha hehe (?)
yaa kalo begitu sekian
SALAM OLAHRAGA !

